Hell Yeah Pointer 3

Saturday, June 27, 2015

My Business Plan




TUGAS KEWIRAUSAHAAN
 
BUSINESS PLAN
Warung Makan “SUP UBI” Oshimitsu













Oleh :
Nobertus Yosis Ada’ Mangago
(9336220113058)

Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi
Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar
2015/2016





Kata Pengantar

Puji dan Syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa oleh karena bimbinganNyalah sehingga Makalah Bisnis Plan ini dapat saya selesaikan dengan baik.
Salah satu masalah yang sering membebani  hidup banyak orang adalah masalah ekonomi. Itu terjadi ketika pengeluaran lebih besar daripada pendapatan sehingga memaksa kita untuk berwirausaha. Oleh karena itu, dalam berwirausaha kita harus memperhatikan hal apa saja yang dapat menguntungkan.
          Telah terbukti bahwa tingkat kemajuan dan keterbelakangan suatu Negara tidak ditentukan oleh jumlah penduduk, kekayaan alam yang dimiliki, luas wilayah yang terbentang, warna kulit atau suku bangsa, melainkan terletak pada kualitas sumber daya manusianya.
          Dari makalah ini, saya berharap agar generasi muda bangsa Indonesia dapat menjadi manusia yang berkualitas dan mampu berwirausaha yang handal sehingga bisa menggerakkan perekonomian bangsa demi kesejahteraan masyarakatnya. Serta dapat menambah wawasan manakala terjun kedunia kewirausahaan.
          Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

                                                                                       Makassar, 25 Juni 2015


                                                                                     
          

 
Bagian I : Ringkasan bagian

ABSTRAK
Karya ilmiah yang saya susun ini merupakan simple business plan usaha warung makan sup ubi Oshimitsu. Sebuah rencana bisnis yang berawal dari kecintaan terhadap sup yang divariasi dan di buat sedemikian rupa. Sehingga muncullah konsep bagaimana mencampurkan antara sup dan beberapa bahan tambahan lainnya mis. Untuk memberikan nilai plus dalam bisnis ini, warung makan sub ubi Oshimitsu juga menyediakan makanan ringan lainnya seperti krupuk udang, yang dapat dijadikan alternatif sebagai makanan cemilan. Warung makan sup ubi Oshimitsu juga memberikan service yang ramah dan pelayanan yang cepat agar dapat memberi kepuasan dan kenyamanan pelanggan. Sebagai pendatang baru dalam bisnis makanan, warung makan sub ubi Oshimitsu menggunakan beberapa strategi promosi penjualan, antara lain: pemberian kupon potongan harga untuk penjualan awal dan  membuat beberapa program bonus.
Konsep warung makan sub ubi Oshimitsu ini sengaja dibuat tak semewah warung yang ada di tempat lain.  Untuk harga, sangat terjangkau untuk kalangan mahasiwa dan pelajar terlebih khusus. Berbagai produk dan fasilitas yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan konsumen yang sebagian besar adalah mahasiswa dan pelajar. Walaupun usaha ini masih belum cukup besar namun selama berjalannya usaha ini kami mendapatkan keuntungan yang cukup besar yang melihat pengunjung yang sangat banyak karena belum ada warkop lain dsekitar wilayah ini.








Bagian II : Deskripsi aspek-aspek Bisnis

a.    Deskripsi Umum Mengenai Usaha
Produk yang dihasilkan
Produk yang dihasilkan adalah makanan “Sup Ubi” dengan berbagai campuran lainnya seperti, telur, daging ayam, dan bakso. Produk ini diharapkan mempunyai kualitas yang dapat memuaskan pelanggan.

b.    Ruang Lingkup Usaha
Ruang lingkup usaha warung makan sub ubi Oshimitsu ini akan saya rancang sebaik-baiknya karena semua itu dapat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap maju mundurnya perusahaan saya.
Warung makan sup ubi terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan Km 13 No 39, Daya Makassar. Lokasi perusahaan ini merupakan lokasi yang sangat strategis dan akses transportasi ke lokasi perusahaan juga sangat lancar sehingga memudahkan pelanggan untuk mengunjungi warung ini.

c.    Latar Belakang
Sup adalah salah satu makanan yang sangat digemari oleh kalangan masyarakat saat ini. Dalam suatu pemasaran banyak sekali berbagai bentuk dan macam-macam aneka ragam makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah hingga sampai yang mahal. Dalam kebutuhan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang dijalani dan juga pasti  perlu memiliki makanan yang sehat dan bermanfaat buat tubuh. Makanan-makanan memang sudah banyak sekali yang menjualnya tetapi makanan ini begitu sangat sederhana dan baik dikonsumsi ketika malam hari agar terlihat lebih istimewa dipandangan masyarakat.

Dengan makanan ini dilakukan dengan cara pembuatan yang sederhana dengan lebih baik dan higienis begitu juga dengan harga yang terjangkau dan banyak pula masyarakat yang berminat untuk membelinya dengan rasa yang cukup enak,nikmat,dan lezat. Oleh karena itu saya memilih jenis usaha yaitu “Sup Ubi” untuk dijualnya karena untuk mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak lupa makanan khas Indonesia, karena makanan ini merupakan makanan pokok untuk dikomsunsi.
Ada berbagai macam sup, salah satu diantaranya adalah “Sup Ubi”. Sup Ubi adalah jenis sup dengan bahan utama yaitu ubi yang digoreng dengan campuran bahan-bahan pelengkap lainnya. Makanan ini sangat popular khususnya di kalangan mahasiswa.


d.    Tujuan dan Potensi Usaha :
Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam membuat usaha ini diantaranya :
1.     Untuk memperoleh keuntungan yang maksimal
2.    Mencapai target penjualan
3.    Sebagai menu sarapan atau makanan pengganti nasi.
4.    Sebagai acuan untuk melakukan usaha.


e.    Keunggulan dan Keunikan Usaha :
Adapun keunggulan dan keunikan dalam  usaha ini :
1.     Rasa
Rasanya yang khas dan nikmat yang membedakan dari makanan lainnya
2.    Harga
Harganya yang terjangkau dan pas untuk kantong mahasiswa




3.    Cara Pembuatannya
Cara pembuatannya yang sederhana dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk beberapa porsi.

4.    Bahan
Menggunakan bahan-bahan yang mudah untuk mendapatkannya.










Bagian III : Aspek Pemasaran
A.   Penelitian dan Analisis
Analisis SWOT
Ada beberapa analisis SWOT yang digunakan dalam berwirausaha antar lain :
1.     Strength (Kekuatan)
Kekuatan dari produk ini ialah :
1.     Bahan-bahannya yang mudah untuk mendapatkannya, sehat, dan hieginis
2.    Mempunyai texture yang menarik dimata pelanggan
3.    Tidak menggunakan bahan pengawet


2.    Weakness (kelemahan)
Kelemahan dari produk yaitu :
1.     Hanya tahan antar 1 – 2 hari
2.    Rasanya sudah tidak nikmat jika dimakan dingin.

3.    Opportunity (peluang)
Peluang dari jenis usaha ini adalah :
1.     Tempatnya sangat strategis karena ditempatkan dimasyarakat luas dan kalangan mahasiswa.
2.    Strategi pemasaran yang luas.
3.    Digemari oleh banyak peminat

4.    Threath (ancaman)
Adapun ancaman yang bisa muncul dari usaha ini adalah :
Naiknya harga bahan baku di pasar sewaktu-waktu.



B.    Rencana Pemasaran
ANALISIS 4P
1.     Product (produk)
Produk yang dijual adalah Sup Ubi yang merupakan makanan yang biasa dijadikan sarapan, makan siang, maupun makan malam.

2.    Price (harga)
Untuk masalah harga penetapan harga tidak terlalu membebani para pelanggan karena hanya dengan uang Rp 10.000 kita sudah bias menikmati 1 mangkuk Sup Ubi.

3.    Promotion (promosi)
Dalam mempromosikan makanan ini, menggunakan sistem promosi Penjualan,  Promosi Iklan, Brosur dan daftar harga, Penyebaran pamplet di mading-mading kampus dan sekolah, memasang iklan di facebook, BBM Grup, Twitter, Blog, dan halaman.


4.    Place (tempat)
Tempat penjualannya yaitu dimasyarakat luas, kalangan mahasiswa, dan pelajar apalagi cara yang mudah dan cepat. Tepatnya di Jl. Perintis Kemerdekaan Km 13 Lr. 2 UKIP Makassar







Bagian IV : Aspek Financial

Aspek Keuangan
Aspek Modal :
1.     Bahan Baku
a.     1/2 ekor ayam untuk porsi yang banyak     = Rp 27.000
b.    Mie Bihun                                                = Rp    6.000
c.    Ubi goreng potong kecil                           = Rp 10.000
d.    Sayur kol                                                 = Rp    5.000
e.    Toge                                                       = Rp   4 .000
f.    Daun bawang /daun sup                            = Rp   2.000
g.    Bakso                                                      = Rp 25.000
h.    Telur                                                       = Rp 30.000

2.    Bumbu untuk Kuah
a.    Bawang putih/merah  yang dihaluskan       = Rp   2.000
b.    Kemiri yang dihaluskan                               = Rp   2.000
c.    Air secukupnya
d.    Penyedap rasa                                          = Rp   2.000
3.    Bumbu-bumbu tambahan
a.    Bawang goreng                                         = Rp 5.000
b.    Kacang goreng                                         = Rp 10.000
c.    Kecap                                                      = Rp 6.000
d.    Saus                                                        = Rp 7.000
e.    Jeruk nipis                                             = Rp 3.000




Modal
Jumlah Bahan Baku          = Rp 109.000
Jumlah bumbu                 = Rp     6.000
Jumlah bumbu tambahan  = Rp   31.000 +
Total                               = Rp 146.000

Perhitungan Keuntungan
Harga jual Rp 10.000 X 35 porsi                                      = Rp 350.000
Harga pokok per unit
Harga beli bahan baku                        = Rp 109.000
Harga beli bumbu                                = Rp    6.000
Harga beli bumbu tambahan                = Rp  31.000 +
Total HPP                                                               =( Rp 146.000)
LABA KOTOR                                                        =  Rp 204.000
Biaya-biaya
Biaya transportasi                    = Rp 10.000
Biaya listrik dan air                   = Rp 13.000
Biaya cetak iklan                       = Rp  8.000
Biaya lain-lain                            = Rp 15.000
Total biaya                                                            =(Rp 46.000)
LABA BERSIH                                                       = Rp158.000

Wednesday, March 19, 2014

Riwayat Singkat Santo Norbertus Seorang Uskup


Norbertus dilahirkan di Jerman sekitar tahun 1080. Ia seorang anak yang baik semasa kanak-kanak dan remajanya. Kemudian, di istana Kaisar Henry V, Norbertus menghabiskan waktunya dengan bersenang-senang. Yang dipikirkannya hanyalah memperoleh kedudukan terhormat. Ia adalah orang pertama yang datang di pesta-pesta serta perayaan-perayaan. Ia sepenuhnya bahagia dengan “hidupnya yang mapan”. Akan tetapi, suatu hari, ia amat ketakutan ketika suatu kilat menyambar dahsyat. Kudanya lari kencang. Norbertus terpelanting ke tanah dan tak sadarkan diri. Ketika sadar, ia mulai memikirkan dengan sungguh-sungguh cara hidupnya selama ini. Tuhan terasa sangat dekat. Norbertus sadar bahwa Tuhan sedang menawarkan kepadanya rahmat untuk mengubah cara hidupnya. Perlahan-lahan ia mulai memikirkan kembali keinginan yang pernah ada dalam benaknya beberapa tahun yang silam. Ia berpikir untuk menjadi seorang imam. Sekarang ia akan memenuhi panggilannya. Norbertus ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1115.
Pastor Norbertus bekerja keras untuk mengubah cara hidup orang banyak yang terpusat pada hal-hal duniawi. Ia memberikan teladan kepada mereka dengan menjual segala harta miliknya serta membagikan uangnya kepada mereka yang miskin. St. Norbertus mendirikan suatu kongregasi untuk menyebarluaskan iman. Kelompoknya terbentuk dengan tiga belas orang hidup bersama dalam suatu komunitas religius. Mereka tinggal di lembah Premontre. Oleh sebab itulah kongregasinya disebut Premon-stratensians. Mereka disebut juga Norbertines, sesuai nama pendirinya.


St. Norbertus ditahbiskan sebagai Uskup Magdeburg. Ia memasuki kota Magdeburg dengan mengenakan pakaian yang sangat sederhana serta tanpa sepatu. Penjaga pintu keuskupan tidak mengenalinya dan tidak mengijinkannya masuk. Ia malahan menyuruh St. Norbertus untuk bergabung dengan kawanan pengemis lainnya. “Tetapi, ia adalah Bapa Uskup kita yang baru!” teriak mereka yang mengenalinya. Penjaga pintu amat terperanjat dan sangat menyesal. “Tidak mengapa, saudaraku terkasih,” kata St. Norbertus dengan lembut. “Kamu menilaiku lebih tepat daripada mereka yang membawaku ke sini.”
St. Norbertus harus berperang melawan suatu bidaah yang menyangkal bahwa Yesus sungguh hadir dalam Ekaristi Kudus. Ajarannya yang indah mengenai kehadiran nyata Kristus dalam Sakramen Mahakudus membawa umat kembali pada iman mereka yang kudus. Pada bulan Maret 1133, ia dan sahabatnya, St. Bernardus berjalan beriringan dalam suatu perarakan yang tidak lazim. Mereka bergabung dengan kaisar beserta bala tentaranya untuk mengawal paus yang sesungguhnya, Inosensius II, ke Vatikan dengan selamat.
St. Norbertus wafat pada tahun 1134. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1582.
St. Norbertus diperingati setiap tanggal 6 Juni.